Home » Berita Terkini » DP3AKB Kota Cilegon Lantik Pengurus Baru P3KC Periode Tahun 2018-2021
IMG_20180309_154657

DP3AKB Kota Cilegon Lantik Pengurus Baru P3KC Periode Tahun 2018-2021

Cilegon – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) kota Cilegon telah melantik pengurus Pusat Pelayanan dan Perlindungan Keluarga Cilegon (P3KC) yang baru untuk periode tahun 2018-2021 pada hari Jum’at (9/3/2018) pukul 08.00 WIB tadi pagi di karang tumaritis park Cilegon.

P3KC yang sudah berjalan 13 tahun ini menjalankan program-program untuk meminimalisir bentuk kekerasan dalam rumah tangga baik terhadap perempuan maupun anak, disamping itu juga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Cilegon.

Heni Anita Susila mengatakan bahwa dirinya terus berupaya mensosialisasi terhadap masyarakat untuk bekerjasama dengan pihak DP3AKB kota Cilegon apabila menemukan atau mendengar adanya kekerasan dalam rumah tangga.

“Kita terus melakukan kunjungan ke rumah warga, bahkan kita bentuk satgas-satgas disetiap kelurahan, selain itu juga kita memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk saling berkomunikasi dengan kita untuk menghindari adanya kekerasan,” kata Heni Anita Susila saat ditemui trotoarbanten.com.

Lebih lanjut Heni Anita Susila menjelaskan, telah membentuk tim satgas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) diberbagai wilayah kelurahan sekota Cilegon.

“Tim yang kita bentuk ini untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat diwilayah kelurahannya masing-masing agar masyarakat dapat mengantisipasi adanya kekerasan, baik kekerasan seksual terhadap anak maupun kekerasan KDRT,” ujarnya.

Heni Anita Susila menambahkan bahwa selama tiga bulan terakhir di tahun 2018 ini baru menangani satu kasus yaitu kekerasan seksual, korban kekerasan tersebut sampai melakukan visum di RSUD kota Cilegon.

“Perlu diketahui bahwa para korban kekerasan anak dan perempuan ini biaya perawatan kesehatannya dibiayai oleh Pemkot Cilegon melalui DP3AKB, ada juga biaya rawat inap dan rawat jalan, itu ada prosedurnya apabila keluarga korban melaporkan ke P3KC dan nanti akan dilihat apakah itu memang betul-betul korban kekerasan setelah itu rumah sakit mengklaim kemudian pengklaimannya ditujukan ke DP3KAB nanti kita yang bayar,” pungkasnya.

“Berharap di tahun 2018 ini dan di tahun seterusnya tingkat kekerasan dalam rumah tangga menurun, dan masyarakat Cilegon bisa berupaya untuk menghindari terjadinya kekerasan baik terhadap anak .aupun perempuan,” tutup Heni. (Kus/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Baca Juga

IMG-20180511-WA0037

PWI Kota Cilegon Gelar Pemilihan Ketua Baru Periode 2018-2021

Cilegon, (TB) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kota Cilegon, dalam waktu dekat ini, akan menggelar ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com