Home » Berita Terkini » Jalani Tradisi Seba Baduy, Ribuan Suku Baduy Berjalan Kaki Menuju Pendopo Lama Gubernur Banten
seba baduy

Jalani Tradisi Seba Baduy, Ribuan Suku Baduy Berjalan Kaki Menuju Pendopo Lama Gubernur Banten

TrotoarBanten.com – Serang, Akhir pekan ini, tanggal 28-30 April 2017, warga Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, akan melaksanakan ritual Seba Gede, atau Seba Baduy besar. Dimana lebih dari 2.000 orang akan melakukan perjalanan spiritual melewati beberapa kabupaten/kota yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan diakhiri di Pendopo Lama Gubernur Banten yang sekarang telah difungsikan sebagai Museum Negeri Provinsi Banten. Tradisi tahunan ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Baduy akan kekayaan alam yang mereka miliki melalui pemberian hasil bumi kepada Bapak Gede yaitu Penjabat (Pj) Gubernur Banten.

“Ribuan masyarakat adat Baduy akan melakukan Seba ke Pendopo Lama Gubernur Banten diawali dengan berjalan kaki dari Stadion Ciceri, menyusuri Jalan Protokol yakni Jalan Achmad Yani, Jalan Veteran – Alun-alun Barat dan berakhir di Museum Negeri Provinsi Banten,”ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati

Adapun acara pokok, lanjut Eneng, akan diadakan pada Minggu (30/4/2017) pukul 19.30 WIB dan dihadiri langsung Pj Gubernur Banten Nata Irawan, Kepala OPD Provinsi Banten, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, unsur Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Dalam Negeri RI, stakeholders kepariwisataan dan undangan lainnya. Acara pokok Seba Baduy diawali dengan ritual Rajah Panganteur oleh Jaro Tanggungan 12 untuk selanjutnya dijawab oleh Bapak Pj. Gubernur Banten dan dilanjutkan dengan penyerahan Laksa (makanan olahan khas Masayarakat Baduy) kepada Pribumi (Pj. Gubernur Banten).

“Selanjutnya pemberian sambutan dari Jaro Saija selaku perwakilan Masyarakat Baduy yang menyampaikan amanat dan dialog antara Bapak Gede yaitu pak Pj Gubernur Banten dengan wakil masyarakat Baduy yang terdiri dari Jaro Pamarentah dan para Olot,”tuturnya

Eneng menambahkan, setelah acara pokok di halaman Museum Negeri Provinsi Banten, warga Baduy, para tamu undangan dan masyarakat yang hadir akan disuguhi dengan kesenian tradisional Tari Jaipong dan  Wayang Golek semalam suntuk. Eneng berharap, fasilitasi ritual tradisi ini dapat menjadi upaya bersama dari seluruh stakeholders pariwisata, baik Pemerintah Daerah, Swasta dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan kekayaan budaya Banten.

“Seba Gede tahun 2017 ini juga ditargetkan dapat mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara dan kedepan dapat menjadi icon pariwisata budaya unggulan di Indonesia.”

(Faz, Net )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Baca Juga

IMG-20180612-WA0040

All Out Amankan Mudik, Polda Banten: Ingin Masyarakat Bahagia

Merak, (TB) – Ciptakan kenyamanan bagi pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatra, Polda Banten, mengerahkan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com