Home » Berita Terkini » THM Langgar SK Walikota
IMG-20180303-WA0014

THM Langgar SK Walikota

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengintruksikan kepada seluruh tempat hiburan malam (THM) agar selama pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-17 tahun 2018 tingkat Kota Cilegon menutup segala jenis kegiatannya dari tanggal 26 Februari 2018 hingga 2 Maret 2018 melalui Surat Keputusan (SK) Walikota.

Sudah jelas bahwasanya didalam SK tersebut menjelaskan, kepada para pengelola karaoke, billyard, singing hall dan pub, untuk menghentikan aktifitasnya selama kegiatan MTQ berlangsung, namun SK tersebut tidak digubris oleh.

Namun, berdasarkan pantauan awak media selama pelaksanaan MTQ, masih ada beberapa tempat hiburan malam di Kota Cilegon yang membandel dan terkesan mengabaikan intruksi tersebut dengan tetap melakukan aktifitasnya dari mulai siang hingga malam hari, salah satunya yaitu tempat karaoke, singing hall dan pub, ‘GK’.

“Pemerintah seolah tidak peduli, sehingga intruksi hanyalah sebatas intruksi dan tidak ada tindakan tegas atas pelanggaran yang di lakukan oleh tempat hiburan malam. Ini sangat miris dan memprihatinkan, apalagi pada kenyataannya razia maupun himbauan yang dilakukan selama ini hanya di anggap setor muka dan formalitas belaka oleh para pengelola hiburan malam. Jika sudah begini, mau di razia beberapa kali pun akan percuma karena nyatanya ada oknum yang bermain dan sengaja membekingi tempat hiburan malam,” ungkap Ketua H2KC Muhammad Najib atau yang akrab disapa Acik kepada awak media, Sabtu (3/3/2018).

Acik menyatakan, jelas-jelas ada pembiaran oleh oknum aparat dan pihaknya menuntut agar Pemkot Cilegon bisa bertindak tegas serta tidak main-main dalam hal menegakkan aturan dan tidak ikut-ikutan melindungi oknum di balik maraknya aktifitas hiburan malam, karena tempat hiburan malam ini melanggar himbauan SK Walikota,

“Tidak perlu takut apalagi sampai ikut-ikutan melindungi oknum-oknum yang bermain di belakang. Ini tempat hiburan malam yang buka saat pelaksanaan MTQ ada di pusat kota, di pinggir jalan utama. Masa ia aparat tidak tahu akan hal itu,” tegasnya.

Ia juga secara tegas mengatakan, H2KC tidak keberatan diberikan sanksi jika ada anggotanya yang melanggar.

“Bila perlu H2KC mengeluarkan rekomendasi agar salah satu THM untuk di tutup. Agar THM yang lain tidak terkena imbasnya. Kebetulan THM yang melanggar atau yang di sebutkan oleh pihak media itu sudah tidak menjadi anggota H2KC,” pungkasnya. (Adhie TB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Baca Juga

IMG-20180511-WA0037

PWI Kota Cilegon Gelar Pemilihan Ketua Baru Periode 2018-2021

Cilegon, (TB) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kota Cilegon, dalam waktu dekat ini, akan menggelar ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com