Lingkungan

Masyarakat Minta Solusi Terkait Pencemaran Sampah TPSA Bagendung Kota Cilegon

Cilegon. Pemerintah kota Cilegon sedang menjadi percontohan berbagai wilayah terkait pengelolaan sampah dengan membangun pabrik Bahan Baku Juput Padat  di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA). Namun sangat di sayangkan terdapat masyarakat yang dirugikan karena lahannya yang berdampingan dengan TPSA Bagendung tercemari oleh sampah dan seolah-olah dibaikan oleh pemerintah kota Cilegon

Menurut Ardiansyah selaku pemilik lahan yang tercemari mengatakan kepada awak media melalui pesan whatsap, bahwa dirinya memiliki lahan mencapai kurang lebih 7000 meter yang tercemari sampah TPSA.

“Saya memiliki lahan 7000 an meter, sebagian lahan saya yang berada di samping lahan Pemerintah (red_TPSA) sudah tercemari bahkan ada yang tertumpuk sampah”ungkap Ardiansyah. Minggu (23/10/2022).

Ardiansyah menerangkan bahwa pihaknya sudah bertahun-tahun berupaya melakukan komunikasi dengan pemerintah kota Cilegon melalui Dinas Lingkungan Hidup namun hingga sekarang tidak ada kejelasan apakah lahanua mendapatkan membayar ganti rugi berupa konpensasi ataupun pemerintah melakukan pembebasan lahannya.

“Berulang kali saya ke LH, ya jawabnya zonk, nanti-nanti aja, yang tadinya tanah produktif sekarang sudah tidak produktif karna sampah-sampah sudah masuk lahan, bahkan patok-potok yang dibuat oleh Pemerintah ada yang tertimbun sampah”ungkapnya

Ardiansyah berharap pemerintah kota Cilegon jangan menutup mata karena ini sudah mencemari dan berdampak ke lahan masyarakat sekitar TPSA dan meminta persoalan ini cepat diselesaikan.

“Semoga ada solusi yang diberikan Pemerintah kota Cilegon terhadap kami selaku pemilik lahan yang tercemari oleh sampah”harapnya

Redaksi Trotoar Banten

Tinggalkan Balasan